pastikan anda mendapatkan hosting terbaik dan terpercaya untuk website dan blog anda | hostingunlimitedterbaik.com

Control Panel Terbaik, cPanel atau Plesk?

Control panel merupakan fitur yang paling penting dari sebuah server hosting. Saat ini ada cukup banyak control panel yang tersedia di pasaran, namun ada 2 yang namanya paling populer, yaitu cPanel dan Plesk. Server Linux bisa dipakai untuk menjalankan Cpanel maupun Plesk. Sedangkan Server Windows lebih kompatibel dengan Plesk. Baru-baru ini Cpanel juga merilis kontrol panel baru bernama Windows Encompass yang menyediakan semua pilihan cPanel namun dengan konfigurasi Windows. Lalu apa saja perbedaan dari ketiga panel kontrol ini? Mari kita bahas….

Linux cPanel vs Windows Enkompass

Untuk pengguna Linux, Cpanel dan WHM (Web host manager) masih merupakan kontrol panel terpopuler dan paling banyak dipakai oleh pengguna web hosting. VPS Cpanel biasanya menawarkan CPanel dan WHM sekaligus. CPanel memberikan interface yang simpel dan mudah dipahami. Sedangkan WHM mampu mengelola tugas server secara otomatis. Baik pengguna pemula ataupun pengguna profesional sangat suka dengan fitur-fitur pada Cpanel dan WHM.

CPanel baru-baru ini mengeluarkan produk bernama VPS optimized. Fitur ini mengotomatisasi performa setting untuk memberikan solusi hosting yang lebih baik. Program ini mampu mengurangi konsumsi memori total hingga 12-15 Megabyte. Cpanel didesain untuk menyederhanakan tugas mengelola akun seperti upload, mengatur halaman website, membuat akun email, menginstal aplikasi, statistik website, melihat error log, mengatur parked domain, menambah add on domain, dll.

Sedangkan WHM dirancang untuk administrator server, biasanya dipakai untuk mengelola akun reseller hosting atau VPS. WHM bisa dipakai untuk setup dan memodifikasi akun Cpanel, menerima pemberitahuan jika terjadi downtime, menginstal aplikasi, membuat paket-paket hosting, mengintegrasi teknologi web, mengupgrade apache, bahkan bisa mengganti logo Cpanel dengan logo anda sendiri.

Plesk Linux atau Plesk Windows

Satu keuntungan menggunakan kontrol panel Plesk adalah lebih ringkas. Jika cPanel memiliki 2 aplikasi, yaitu cPanel client dan WHM, maka Plesk menggabungkan kedua fungsi tersebut dalam satu aplikasi. Namun anda bisa membuat informasi login berbeda untuk login ke administrator, reseller, client, kepemilikan domain, dan email.

Paraller Plesk panel memiliki desain dan navigasi yang jelas dan mudah. Parallel Plesk panel memiliki template /skin tambahan dan memungkinkan anda untuk membuat desain skin baru. Dengan hadirnya versi terbaru Plesk versi 10, semakin banyak inovasi dan fitur baru yang diterapkan sehingga membuat kontrol panel ini semakin mudah dipergunakan. Fitur tambahannya antara lain manajemen multi domain, layanan subscription (berlangganan), multi akun FTP, pemantau kinerja server, sistem billing, pembayaran online, dll.

Fitur Plesk panel dulu tidak selengkap sekarang. Dulu fiturnya kalah jauh dengan CPanel, namun sekarang kedua kontrol panel ini memiliki keragaman fitur dan fungsi yang setara. Perbedaan pada kedua kontrol panel ini lebih kepada tampilan dan cara penggunaannya. Jika anda ingin mencoba menggunakan kedua panel kontrol ini, anda bisa mengunjungi website parallels.com dan cpanel.net.

Lalu mana yang lebih baik?

Kedua kontrol panel ini memiliki keragaman fitur dan fungsi yang hampir sama, karena itu tidak masalah anda jika anda menggunakan CPanel atau Plesk. Dari segi kompatibilitas, Cpanel lebih cocok dipakai untuk VPS Linux, sedangkan Plesk lebih cocok untuk VPS Windows. Alasannya sederhana, Cpanel saat ini lebih banyak dipergunakan pada hosting Linux, sedangkan Plesk lebih populer pada hosting Windows.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 9.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)
Control Panel Terbaik, cPanel atau Plesk?, 9.0 out of 10 based on 1 rating
Share

3 Responses to “Control Panel Terbaik, cPanel atau Plesk?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>