pastikan anda mendapatkan hosting terbaik dan terpercaya untuk website dan blog anda | hostingunlimitedterbaik.com

Informasi HostingCategory Archives

Tips Pindah Web Hosting dengan Plesk

Berpindah hosting dari satu provider ke provider lainnya merupakan pekerjaan yang cukup rumit, terutama jika anda masih awam dengan pemakaian control panel. Faktanya, mempelajari control panel memerlukan beberapa penyesuaian sebelum anda benar-benar mampu mengoperasikannya. Untuk mengurangi berbagai masalah saat proses migrasi hosting, anda perlu melakukannya dengan benar. Hal ini biasanya tidak menjadi masalah jika anda memakai cPanel karena hampir semua hosting memiliki fitur cPanel. Migrasi hosting antar provider akan lebih mudah jika antar kedua provider memiliki jenis control panel yang sama. Jika saat ini anda memakai Plesk, akan lebih mudah melakukan migrasi ke provider hosting yang menyediakan Plesk. Yang harus anda pelajari adalah cara mengurangi downtime saat transfer hosting berlangsung. Silakan anda simak cara berikut ini:

Pindah Server

Masalah yang sering dialami webmaster saat berpindah server adalah kehilangan data. Ini umumnya terjadi karena TTL (Time to Live) tidak instan, yang membuat beberapa data menghilang sewaktu proses transfer. Untuk mencegah hal ini terjadi, anda harus melakukan beberapa setting minimal 24 sebelum proses migrasi hosting dilakukan. Silakan login ke halaman Plesk anda, kemudian klik menu “Domains”. Cari domain yang ingin anda pindahkan kemudian klik pada bagian “DNS settings” > “SOA record”. Disini anda perlu mengubah pengaturan default menjadi 15 menit atau 900 detik. Simpan hasil pengaturan tersebut, dan sekarang setiap setting yang anda lakukan akan diterapkan 15 menit setelah pengaturan dilakukan. Cara ini cukup efektif untuk mengurangi resiko downtime server.

Mengembalikan backup website

Sehari setelah transfer hosting dilakukan, silakan anda login ke halaman Plesk panel dan temukan backup manager. Selanjutkan klik menu “Personal FTP repository settings”. Masukkan semua informasi yang dibutuhkan, dan ketik “httpdocs” pada direktori for backups. Jika sudah, selanjutnya klik tulisan OK untuk mengaktifkan konfigurasi tersebut. Proses ini belum selesai sampai disini, silakan anda kembali ke halaman utama “backup manager”, kemudian klik tulisan “backup”. Buat nama backup kemudian klik Personal FTP repository > Domain configuration and content > kemudian pilih backup. Lama tidaknya proses ini sangat tergantung dari ukuran website dan  koneksi internet anda. Semakin besar ukuran file dan database website anda, semakin lama pula waktu yang diperlukan. Prosesnya bisa memakan waktu mulai 5 menit untuk website kecil, hingga berjam-jam untuk website berukuran sangat besar. Jika proses backup sudah selesai, anda bisa mendownloadnya melalui modul backup.

Menyelesaikan proses

Jika semua tahapan telah anda lakukan, selanjutnya anda perlu menghubungi web hosting baru anda. Beritahukan kepada mereka bahwa anda perlu mengembalikan backup data website, silakan anda beritahu nama direktori dari database tersebut (dalam hal ini httpdocs). Anda juga bisa meminta mereka untuk mengembalikan domain melalui backup file. Proses migrasi yang dibantu oleh pihak hosting akan berjalan dengan mudah. Ketika anda menghubungi pihak hosting, hanya tersisa 2-3 tahap untuk menyelesaikan proses migrasi hosting tersebut.

 

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)
Share